Raya Tekno

fronten developer

Mengenal Istilah Frontend dan Backend Developer

Mengenal Istilah Frontend dan Backend | Saat ini bidang pengembangan software modern memiliki sistem kerja serta metode pengembangan yang kompleks, jika pada dahulu seorang developer mengerjakan semua proses pengembangan aplikasi mulai dari pembuatan sisi aplikasi yang berhubungan dengan database, sisi aplikasi yang berhubungan dengan pengguna serta melakukan setting server dan deployment aplikasi pada server, developer seperti ini dikenal dengan istilah Full-stack Developer.

Sedangkan saat ini proses pengembangan aplikasi telah dibagi menjadi beberapa bagian dan dikerjakan oleh role developer yang berbeda, mulai dari perancangan aplikasi yang dikerjakan oleh UI/UX Designer, konversi desain UI/UX oleh front-end developer menjadi code, pengembangan aplikasi untuk berkomunikasi dengan database oleh back-end developer dan setting server serta deployment oleh Dev-ops enginer.

backend developer
Backend Developer Workspace | Image by Unsplash

Proses ini juga diawasi dan di manage oleh CTO yang bertanggung jawab dalam memilih teknologi (stack) yang digunakan serta pengawasan QC oleh Product QC dan Product Creator.

Baca Juga  Pentingnya SEO Dalam Internet Marketing

Istilah Frontend dan backend ini mencuat seiring dengan perkembangan dunia teknologi informasi khususnya bidang pemrograman serta menjamurnya perusahaan-perusahaan rintisan (startup).

Kali ini Raya Tekno akan memberikan sedikit penjelasan tentang pengertian istilah Frontend serta backend Developer.

Frontend Developer

Seorang Frontend developer bertanggungjawab untuk menterjemahkan konsep desain dari UI/UX Designer menjadi code dan membuatnya mampu berkomunikasi (dalam meminta/mengirim data) dengan sisi Backend, biasanya konsep ini akan terfasilitasi dengan penggunaan API yang diberikan oleh sisi Backend.

Menurut Career Foundry, front end developer adalah orang yang bertugas untuk menghubungkan sebuah situs atau aplikasi dengan pengguna. Secara umum, ia membuat tampillan secara keseluruhan dalam format teks, gambar, tombol, dan menu serta interaksi antara situs atau aplikasi dengan pengguna. Oleh karena itu, peran ini juga biasa disebut dengan client-side.

Baca Juga  Pengertian Online Banking

Front end tidak benar-benar merancang desain dari sebuah situs atau aplikasi. Pasalnya, hal tersebut adalah tugas UI designer. Front end bertugas untuk memindahkan/mengubah/meterjemahkan desain dari UI designer ke dalam bentuk yang interaktif dan membuat desain tersebut menjadi hidup dan berfungsi sesuai dengan konsep/desain.

Skill atau kemampuan yang wajib dimiliki oleh seorang frontend developer adalah kemampuan dibidang: HTML, CSS, Javascript. Kemampuan dalam menggunakan framework terkait skil-skil tersebut juga diwajibkan semisal framework ReactJS, Angular, Vue JS, Bootstrap CSS, Tailwind CSS dan sejenisnya.

Backend Developer

Backend Developer adalah yang bertanggungjawab dalam mengolah database disisi server dan memberikan serta menerima data kepada sisi frontend, sehingga frontend bisa menampilkan data secara dinamis sesuai interaksi yang dilakukan oleh pengguna.

Baca Juga  Mengenal Digital Karawang

Backend developer wajib memiliki kemampuan dalam bahasa pemrograman server-side semisal PHP, Python, NodeJS, Ruby serta skill database semisal MySQL, PostgreSQL, MongoDB dan lain-lain. Framework yang biasa digunakan oleh backend developer diantaranya, Laravel, Codeigniter, Django, ExpressJS dan banyak lagi.

Masing-masing role developer ini memiliki peluang yang sama besarnya pada saat ini, setiap role banyak dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang teknologi informasi.  Anda tinggal mempelajari dan mendalami Role developer yang anda sukai apakah mau fokus di frontend developer atau backend developer.

Semoga artikel sederhana ini bisa membantu anda, salam.

 

*Dari Berbagai sumber

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.